Kamis, 22 September 2011

Cintaku Tak Harus Memilikimu...(Part 6)

***

….
Malam itu adalah malam pergantian tahun.Maya hanya merayakannya di rumah,with her family.Nggak seperti teman-temannya yang merayakan tahun baru dengan pacarnya.Maya lebih milih di rumah bareng keluarga.Coz…Maya nggak bisa ngerayain malam pergantian tahun dengan Roby,karena….mereka ‘kan beda kota.
Tak disangka-sangka,rupanya malam pergantian tahun itu adalah malam yang sangat menyakitkan bagi Maya.Malam itu,Roby memutuskan hubungan mereka sekali lagi.Malam itu,tepat tanggal satu January,Maya dan Roby bukan lagi sebagai kekasih.Karena Roby kembali memutuskan hubungan mereka untuk yang ke dua kalinya.Setelah pada tanggal yang sama di bulan Agustus tahun lalu Roby memutuskan Maya gara-gara pengen jadian ama Putri,teman di satu sekolahnya.

From : Roby
To     : Maya
Bukan maksudku memutuskan hubungan kita.Aku nggak thu ge hrz apa, ku kira inilah yg terbaek buat qt.Sbentr ge qt akan ujian,lgi pula aq nggak di bolehin ortu q pcrn.Kcuali klo aq sdh SMA.Kalo aq udh SMA,aq bebz moe pcrn ato gk.Aq moe focus bljr dlu.Sepertinya smua hx bsa mpe d’sni az.Jdi,bkan aq mtusin kmu,tpi spertinya qt emg gk cocok.Anggap z q gk prnh  mtusi kmu n’ kmu nggak prnah diputusin aq.Qta sm skali gk cocok.Maafin aq ya May…

Maya hanya tersenyum.Sudah ia kira semua akan berakhir seperti ini.Roby akan memutuskan hubungannya sekali lagi.Padahal kemarin Roby baru saja bilang,kalo dia cinta sama Maya,sayang sama Maya,dan pengen agar hubungan mereka tetep langgeng.Tapi bukan  Maya namanya kalau asal percaya dengan sejuta rayuan gombalnya laki-laki.Ia tak seperti dulu lagi,saat di putusin Roby menangis terisak-isak mengetahui kalau mereka harus putusan.Maya bukanlah cewek yang suka mengulang kesalahan untuk kedua kalinya.Hahahaha….lebhay degh kata-kata ku.Hihihi.
To     : Roby
From : Maya
Yoo….gk apa2 aja kug.

Setelah menulis sms balasan untuk Roby,Maya segera log in ke facebook dan meng-update status yang isinya telak banget menyindir Roby.Temen-temennya Roby pada kaget semua mengetahui mereka berdua putusan.Terutama Vino,ia sangat marah mengetahui bahwa Roby mutusin Maya untuk kedua kalinya.
Rupanya Roby juga sedang facebookan.Dan saat melihat status Maya yang isinya penuh dengan sindiran yang telak banget buatnya,ia segera mengirim sms ke Maya.

From : Roby
To     : Maya
Gile…
Telak bngt state’a…

Maya hanya tersenyum melihat kiriman sms dari Roby.’’Its me,kamu kira aku akan diam diputusin ???…ya enggak lah…biar semua orang tau gimana sikapmu !!!’’. Ucap Maya dalam hati.Sebenarnya Maya tersenyum hanya di bibir saja,karena so pasti dalam hatinya ada terbersit rasa kecewa pada Roby.Dan biar begitu,Maya juga masih ada rasa ama Roby.Karena itulah,Maya nggak bisa marah sedikitpun saat ia diputusin Roby.

To     : Roby
From : Maya
Santae z kale…ttu fakta,,nggak ush bxk protezz…

From : Roby
To     : Maya
Owh…
Tjam bangt lidah mu…

To     : Roby
From : Maya
Emg,

Tak lama kemudian,ponsel Maya berdering kembali.Sebuah nama yang sangat dikenalnya menelponnya.Orang itu adalah Roby.Hah…Roby ??…buat apa dia pake nelpon Maya segala ???…Hummm…ada apa ya…

‘’Ya..ada apa ??’’. Tanya Maya dengan nada bicara yang seolah-olah dia baru saja mendapat kebahagiaan.
‘’Kamu habis kesurupan setan apa ???’’. Tanya Roby bingung mendengar nada suara Maya yang terlihat sangat-sangat gembira.
‘’Hahaha…’’. Ucap Maya.
‘’Kamu udah gila ya ???’’. Tanya Roby.
‘’Dasar…saat diputusin aja masih tetep ceria…salut degh aku ama nih cewek….’’. Ucap Roby dalam hati.
‘’Ada apa ya nelpon ??’’. Tanya Maya.
‘’Nggg…..cuma mau bilang…lidah kamu itu tajam banget,nyindir orang telak banget,hapus semua status di facebook mu…malu aku ketahuan banyak orang…’’. Ucap Roby.
‘’Ada lagi…’’. Tanya Maya dengan cuek.
‘’Jangan bilang ama Vino kalo kita putusan !!!’’. Ucap Roby.
‘’Suka-suka aku…facebook aku uga,kug malah kamu yang ribut…cabe degh…’’. Sahut Maya.
‘’Masih aja sifat kamu yang nggak mau tau dan cuek ntu bersarang dalam diri kamu…’’. Ucap Roby.
‘’Emang !!!…napa,ada masalah ??’’. Tanya Maya.
‘’Iya…banyak banget !!!…gara-gara itu temen-temenku pada marah ama aku…’’. Ucap Roby.
‘’Apa urusannya ama aku ??? tuh kan DERITA LOE…’’. Ucap Maya.
‘’Haduhhhh….kamu ini,please degh…aku mohon…jangan sampai Vino tahu dengan berita ini…’’. Ucap Roby.
‘’Anda terlambat…semua temen-temen kita sudah tau..and…kita liat aja kedepannya gimana.maybe….cerita kita akan tambah seru…’’. Ucap Maya.
‘’Dasar kamu ini,bisa banget bahagia di atas penderitaan ku…’’. Ucap Roby.
‘’What ???…penderitaan mu ??…seharusnya aku yang bilang begitu…’’. Ucap Maya.
‘’Ya degh…terserah kamu,susah banget kalo minta sesuatu ama kamu..’’. Ucap Roby.
‘’Hahaha…ya udah,met malem…and..happy new year…’’. Ucap Maya,dan sedetik kemudian,ia mematikan sambungan telponnya.
‘’Dasar cewek aneh !!! ‘’. Ucap Roby sambil geleng-geleng kepala.
Malam itu,Maya mengakhiri status berpacarannya dengan Roby.Dan berharap ia akan kembali memiliki Fery.Apakah harapan Maya akan menjadi kenyataan ??…kita liat saja nanti.
Di malam tahun baru itu,hujan kembali mengguyur kota Bandung.Namun masyarakat yang merayakan tahun baru tak sedikitpun terusik dengan hadirnya sang hujan di antara mereka.Mereka malah menikmati keadaan yang basah kuyup itu dengan riang gembira.Malam itu,sejuta keceriaan hadir di muka bumi.Pergantian tahun….di mulai !!!.

From : Fery
To     : Maya
Happy new year dhe…

Maya benar-benar tak menyangka mendapatkan ucapan selamat dari Fery.Orang yang ia harapkan dapat menjadi miliknya lagi.Tapi ia pun ragu,apakan Fery masih mau kembali bersamanya lagi.Entahlah.Kini,fikiran Maya hanya dipenuhi seribu mimpi bisa bersama Fery lagi.Seribu mimpi yang setinggi bintang.Apakan Maya mampu meraih bintang-bintang itu ???…

To     : Fery
From : Maya
Thx ya kak..

Untuk kedua kalinya dalam malam itu,ponsel Maya berdering kembali.Seseorang yang sangat di kenalnya dan sangat di sayanginya menelponnya.Siapa lagi kalau bukan Fery ???.Hati Maya kembali berbunga-bunga mendapatkan telpon dari Fery.Dan sedetik kemudian,Maya mengangkat telpon itu.
‘’Hallloooo…’’. Ucap Maya.
‘’Hallo juga,bahagia banget adikku ini…ada apa ya ???’’. Tanya Fery.
‘’Aku udah putusan ama Roby…makanya aku bahagia banget…’’. Ucap Maya.
‘’Lho…napa malah bahagia ??? seharusnya kan sedih…emang siapa yang mutusin ???’’. Tanya Fery.
‘’Aku…ya jelas bahagia….kan kataku kemarin,kalo aku udah putusan ama Roby,kita balikan lagi…’’. Ucap Maya dengan penuh semangat.
‘’Kata siapa ???’’. Tanya Fery tak mengerti.
‘’Aku kan ada ngirim sms ke kamu,kalo aq udh selesai ngetes Roby,kita balikan lagi,tapi kamu nggak ada balas sms ku…’’. Ucap Maya.
‘’Nggak ada kamu ngirim kata-kata kayak gitu..’’. Ucap Fery.
‘’Ada kug….’’. Ucap Maya.
‘’Nggak ada masuk smsnya…’’. Ucap Fery.
‘’Lho…terus gimana ???’’. Tanya Maya.
‘’Asal kamu tau,nggak ada kata balikan dalam kamus aku…’’. Sahut Maya.
‘’Tapi….aku sayang kamu…’’. Ucap Maya.
‘’Aku juga sayang kamu,kita nggak bisa lagi balikan..’’. Ucap Fery.
‘’Kenapa ???’’. Tanya Maya dengan nada yang sendu.
‘’Salah sendiri nggak mempertahankan aku,malah mentingin balas dendam ke Roby !!!’’. Ucap Fery.
‘’Uwh…ya sudah…’’. Ucap Maya dengan berlinang air mata.
‘’Kamu nggak jjm kah ???,malam ini kan malam tahun baru’’. Ucap Fery.
‘’Nggak !!!’’. Sahut Maya.
‘’Kenapa ???’’. Tanya Fery.
‘’Gimana aku mau jjm,kalau malam ini aja aku sedih karnamu…’’. Ucap Maya dalam hati.
‘’Males’’.. Sahut Maya.
‘’Owh…’’. Sahut Fery.
‘’Yupzz…’’. Ucap Maya.
‘’Kamu sayang aku nggak ???’’. Tanya Fery.
‘’Kalau kamu ??’’. Ucap Maya balik menanya.
‘’Di tanya kug malah balik nanya ???’’. Ucap Fery.
‘’Hehehe…nggak boleh ya….’’. Ucap Maya.
‘’Ngggg….boleh donk !!!’’. Ucap Fery.
‘’Owh..’’. Sahut Maya.
‘’Eh…udah dulu ya..batrai hp ku lowbat…bye…’’. Ucap Maya.Dan telpon langsung terputus.Hp Maya langsung mati.Ia segera mencharger hp nya.
Kegembiraan Maya malam itu hilang begitu aja.Ia yang semula sangat mengharapkan Fery kembali padanya,kini hanya harapan usangnya saja.Harapan itu menghilang,terbang jauh dari kehidupan Maya setelah ia mendengar kata-kata dari mulut Fery sendiri.’’Kita nggak mungkin bisa balikan lagi’’.Kata-kata itu terngiang-ngiang dalam pikirannya.Ia tak menyangka,semua akan berakhir begini.
Tanpa disadarinya,butiran kristal bening jatuh ke pipinya.Matanya mulai sembab.Maya terduduk dibelakang daun pintunya dan menangis mengetahui ia tak mungkin lagi bisa balikan sama Fery.Ia juga menyesali sikapnya yang dengan mudahnya melepaskan seseorang.Namun,semua telah terjadi.Tak ada guna untuk menyesali semua perbuatannya.Nasi telah menjadi bubur.Fery tak kan mungkin mencabut ucapannya.Fery tak kan memasukkan kata balikan dalam kamus percintaannya.Karna Fery orang yang teguh memegang ucapannya.
Maya hanya bisa berharap keajaiban akan terjadi pada dia dan Fery.Ia masih mengharapkan Fery menjadi miliknya.Malam itu,malam pergantian tahun,sebuah kristal bening berjatuhan dari mata seorang cewek.Malam itu adalah malam yang sangat menyedihkan bagi Maya.
Sementara itu di kota yang berbeda,tampak beberapa cewek dan cowok sedang merayakan tahun baru di kebun belakang rumahnya Andi.Mereka adalah Andi,Roby,Riky,Ayu,Budi,Nisa,dan Mustika.Mereka tampak sangat bahagia.Terutama Roby,karena malam itu dia baru saja jadian dengan Nisa.
Nisa adalah teman satu kelasnya Roby.Dan sangat akrab dengan Roby.Entah mengapa,mereka berdua bisa jadian.Berita jadiannya mereka berdua awalnya sempat mendapat ketidak setujuan dari teman-temannya.Karena Roby udah mutusin Maya demi Nisa.Tapi akhirnya mereka bisa memaklumi setelah mereka tahu Maya tak sedikitpun sakit hati karena diputusin Roby.
Pagi itu adalah  hari pertama mereka masuk kelas di tahun yang baru.Mentari juga telah memancarkan cahayanya.Tapi Maya malah ogah-ogahan buat berangkat ke sekolah.Dia masih sakit hati dan kecewa karena nggak bisa balikan lagi ama Fery.Karena itu,Maya malas berangkat sekolah,mmh…plus dia males ketemu ama Fery lagi.Tapi apakah rasa kecewa itu akan terus bersarang dalam hati Maya ???…
‘’May….bangun..udah pagi…ntar lambat lho…’’. Ucap Mama.
‘’Iya ma….’’. Sahut Maya yang sedari tadi sudah terbangun,tapi ia malah melingkar di dalam selimut.
Tak lama kemudian,terdengar kembali suara mama memanggil Maya.Segera saja,Maya beranjak dari ranjangnya dan pergi mandi.
‘’Kamu ini,tumben banget lambat bangun,biasanya pukul empat sudah bangun,hari ini,pada pukul enam lewat baru bangun’’. Ucap mama saat Maya tengah menyantap sarapan paginya.
‘’Hah….enam lewat ???…terus sekarang pukul berapa ???’’. Tanya Maya kaget.
‘’Liat aja di jam dinding…’’. Ucap Mama.
‘’Hah ???….bentar lagi pukul setengah tujuh ??…..mamaaaaa !!!!..udah,aku berangkat dulu…Assalamualaikum…’’. Ucap Maya sambil meninggalkan sarapan paginya yang belum habis dan mengambil tas sekolahnya yang sudah di letakkannya di ruang tamu.
Mamanya Maya hanya tersenyum,sebenarnya saat itu belum pukul enam lewat.Jam di dinding rumahnya sengaja di cepati mamanya setengah jam.
Sesampainya di sekolah,Maya malah terkejut  melihat suasana sekolah yang masih tampak sepi.Hanya ada beberapa siswa yang sudah tiba di sekolah.
‘’Lho…kan udah hampir pukul setengah tujuh…kug masih sepi ???’’. Ucap Maya pada dirinya sendiri.
‘’Hahaha….setengah tujuh ???jam kamu eror ya…ini baru pukul enam tauuu !!!’’. Ucap Nidha yang ternyata berada di belakangnya.
‘’Eh kamu…ku kira siapa … emang sekarang baru pukul enam ya ???’’. Tanya Maya.
‘’Yupzzz…liat aja di jam tangan ku..’’. Ucap Nidha sambil memperlihatkan jam tangannya.
‘’Dasar….mamaaaaaaa !!!!!’’. Gerutu Maya.
‘’Hahahahaha….’’. Ucap Nidha sambil tertawa terbahak-bahak.
‘’Kamu juga,pake ketawa segala…dasar !!!’’. Ucap Maya.
‘’Hahahaha…ya udah,ke kantin yukk…..’’. Ajak Nidha.
‘’Ngapain ???’’. Tanya Maya.
‘’Nyari ikan !!!…ya jelas lah…nyari cemilan…’’. Ucap Nidha.
‘’Hahaha…’’. Ucap Maya sambil mengikuti Nidha yang sudah berjalan mendahuluinya.
Sesampainya di kantin,rupanya Rena cs sudah datang dan memenuhi kantin ibu.Maya langsung ngeh memasuki kantin tersebut.Tapi Nidha tetap saja memasuki kantin tersebut dan…
‘’Aww….’’. Ucap Nidha.
‘’Makanya,kalo jalan tuh jangan asal jalan.Liat tuh jalan,jangan ngeliat makanan aja’’. Ucap Puput yang telah menyenggol bahu Nidha.
‘’Suka-suka aku…yang jalan kan aku..napa kalian yang ribut  !!! dasar !!!’’. Ucap Nidha.
Rena cs hanya diam setelah mendengar perkataan Nidha.Ketika Nidha and Maya udah keluar kantin,mulut mereka kembali nyerocos nggak karuan.
‘’Dasar tuh cewek,gitu aja udah marah !!!’’. Gerutu Puput.
‘’Maklum ja ama tuh cewek,namanya aja Nidha,sohibnya Maya.’’. Ucap Amel.
‘’Nidha ama Maya tuh sama aja…’’. Ucap Puput.
‘’Emang !!!’’. Ucap Rena.
‘’Eh…aku jadian lho ama Arif’’. Ucap Puput.
‘’Lho…Fery dikemanakan ??’’. Tanya Rena.
‘’Au degh…males aku dengan tuh cowok…juteeekkkk banget !!!’’. Ucap Puput.
‘’Wah..kalo gitu,boleh donk aku ambil si Fery…’’. Ucap Rena.
‘’Ambil aja…’’. Sahut Puput.

_To be continue_

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar

terima kasih sudah meninggalkan komentar di artikel ini ...
salam blogger ^^